Postingan

Pentingnya Membiasakan Niat Baik

Banyak orang yang berniat baik saja tidak bisa, padahal segala amalan tergantung pada niatnya. Bahkan sekalipun tidak dilakukan, jika sudah pernah terlintas dalam hati… Maka sudah pasti Allah akan mengganjar kebaikan apa yang sudah diniatkannya itu. beehappy “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, mkaa hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.”  (HR. Bukhari dan Muslim). Lalu, apa yang membuat kita sulit memikirkan niat baik? Misalnya, niatkanlah jika memiliki rumah besar, akan memelihara anak yatim dalam rumah tersebut. Niatkan juga untuk mengeluarkan zakat sebesar seratus juta Rupiah setiap tahunnya misalkan, agar semangat dalam mencari penghasilan halal. Allah begitu baik, ketika seorang hamba memiliki niat baik, Allah akan langsung memberikan paha...

YANG BAIK DATANG DARI ALLAH DAN YANG BURUK DATANG DARI YANG SELAINNYA

“YANG BAIK DATANG DARI ALLAH DAN YANG BURUK DATANG DARI YANG SELAINNYA” PERKATAAN INI ADALAH I’TIQOD QODARIYAH Perkataan diatas adalah I’tiqod yang melanggar sunnah karena rasulullah ‘alaihi sholatu wa salam pernah ditanya oleh jibril ‘alaihi salam dari hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar radiyallahu anhuma: فأخبرني عن الإيمان. قال: “أن تؤمن بالله، وملائكته، وكتبه، ورسله، واليوم الآخر. وتؤمن بالقدر خيره وشره” Artinya: Kabarkanlah kepadaku tentang iman, rasulullah sholallahu ‘alaihi wa salam berkata  :”supaya engkau beriman kepada Allah subhanuhu wa ta’ala, malaikat-Nya, kitab-Nya, rasul-Nya, hari akhir, dan supaya engkau beriman kepada takdir baik dan buruk”. (imam muslim, abu dawud, tirmidzi, nasa’I, ibn majah, ahmad) BeeHappy Jadi kebaikan dan keburukan keduanya datang dari Allah azza wa jalla, barang siapa yang memisahkan keduanya (artinya yang satu datang dari Allah jalla wa ‘ala dan yang lain datang dari selainNya) maka dia telah memperpanjang madzhab qodariya...

Kebaikan dan Keburukan Sekecil Apa Pun Dibalas Allah

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Az-Zalzalah, ayat 7 dan 8 sebagai berikut: فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ Artinya: "Barangsiapa berbuat kebaikan sebesar zaroh pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan sebasar zaroh pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya pula." beehappy Zaroh adalah bagian terkecil dari sesuatu, yang di dalam Ilmu Fisika disebut atom. Allah SWT menegaskan bahwa tak satu pun perbuatan manusia, meski sekecil atom, lepas dari perhatian dan pengawasan Allah SWT. Perbuatan baik, betapapun kecilnya, pasti akan mendapat balasan. Demikian juga perbuatan jelek pasti akan mendapat balasan. Balasan bisa diterima di dunia ini, dan bisa pula di akhirat kelak. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada balasan yang tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari pergaulan sesama manus...

Hak Anak Yatim Piatu dalam Islam

Gambar
beehappy Pengertian Anak Yatim Piatu Adapun menurut istilah syara’ yang dimaksud dengan seorang anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal mati oleh bapaknya sebelum dia baligh. Batas seorang anak disebut yatim adalah ketika seorang anak tersebut telah baligh dan dewasa, berdasarkan sebuah hadits yang menceritakan bahwa Ibnu Abbas r.a. pernah menerima surat dari Najdah bin Amir yang berisi beberapa pertanyaan, salah satunya tentang batasan seindividu disebut yatim, Ibnu Abbas menjawab: Dan kamu bertanya kepada saya tentang seorang anak yatim, kapan terputus predikat yatim itu, sesungguhnya predikat itu putus bila ia sudah baligh dan menjadi dewasa  Sedangkan kata piatu bukan berasal dari bahasa arab, kata ini dalam bahasa Indonesia dinisbatkan kepada seorang anak yang ditinggal mati oleh Ibunya, dan seorang anak yatim piatu : seorang anak yang ditinggal mati oleh kedua individu tuanya. Hak Anak Yatim Piatu dalam Islam Di dalam ajaran Islam atau sumber syariat...

Faedah Merawat dan Membesarkan Anak Yatim

Umat Islam dianjurkan untuk saling berbagi dengan sesamanya. Apalagi kepada mereka yang kekurangan, Muslim sangat dianjurkan untuk  menolong . Allah SWT pun menjamin orang yang mau membagi hartanya kepada mereka yang membutuhkan tidaklah bakal jatuh miskin. Justru harta mereka dijamin Allah akan dilipatgandakan berkali-kali. Hal ini tertuang dalam Surat Al Baqarah ayat 177. Menghadapkan wajahmu ke arah timur atau barat itu bukanlah suatu kesempurnaan, tapi sesungguhnya yang sempurna adalah orang yang beriman kepada Allah dan kepada Nabi-Nya, serta memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil, orang yang meminta-minta dan membebaskan hamba sahaya, dan mendirikan shalat serta menunaikan zakat. Konsep berbagi ini dijalankan, salah satunya, dalam bentuk sedekah. Dan merupakan sebuah keutamaan jika seseorang bersedekah dengan memutuskan untuk merawat anak yatim, seperti dalam sabda Rasulullah...

Definisi Anak Yatim Menurut Islam

Gambar
beehappy Dalam bahasa Arab, kata  yatim/yatimah  berarti anak kecil yang kehilangan (ditinggal mati) ayahnya.  Begitu juga dalam istilah agama maknanya sama, tidak mengalami perubahan. Batasannya adalah sampai dia dewasa (baligh), sebagaimana penjelasan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. لاَ يُتْمَ بَعْدَ احْتِلاَمٍ Tidak ada keyatiman setelah mimpi   [Sunan Abu Dawud, no. 2873 dan dihukumi shahih oleh syaikh al-Albani] Yang dimaksud dengan mimpi dalam hadits ini adalah mimpi basah yang merupakan penanda baligh. Termasuk dalam hukum ini juga penanda baligh yang lain, yakni tumbuhnya rambut kemaluan atau sudah mencapai umur 15 tahun juga haid bagi wanita. Adapun anak kecil yang ditinggal mati ibunya tidak disebut  yatim , tapi punya istilah khusus yaitu  ‘ajiyy/’ajiyyah ,dan dalam bahasa Indonesia disebut piatu. Piatu tidak disebut bersama yatim karena kematian ayahlah yang ghalibnya (bisanya) membuat seorang anak lemah d...

Manfaat Mengasuh Anak Yatim yang Jarang Diketahui

Yatim, secara bahasa berarti artinya infirad atau sendiri. Setiap yang sendiri dalam Bahasa Arab disebut dengan yatim, termasuk juga makna al-yatimah adalah janda yang sendiri. (Muhammad Abu Manshur al-Harawi w. 370 H, Tahdzib al-Lughat, h. 14/ 242, lihat pula: Ibnu Faris ar-Razi w. 395 H, Mujmal al-Lughat, h. 1/ 941) Seseorang yang meninggal bapak dan ibunya biasa di Indonesia disebut dengan istilah yatim piatu. Dalam Bahasa Arab disebut dengan istilah Lathim (Ibnu Mandzur al-Ifriqi w. 711 H, Lisan al-Arab, h. 12/ 645). Sedangkan kata yatim untuk hewan adalah hewan masih kecil yang ditinggal mati ibunya. Kadang kata yatim juga dipakai dalam makna majazi atau bukan makna sebenarnya. Dalam syariah tak jauh beda dengan makna secara bahasa, yaitu seseorang yang ditinggal wafat bapaknya dan belum baligh. Imam as-Syairazi as-Syafi’i (w. 476 H). Lalu apa manfaat mengasuh anak yatim? 1. Melembutkan Hati, Segala Kebutuhan Terpenuhi Rasulullah Saw. bersabda, “Sukakah kamu, jika ha...